Madrasah Tsanawiyah?

Madrasah tsanawiyah (disingkat MTs) adalah jenjang dasar pada pendidikan formal di Indonesia, setara dengan sekolah menengah pertama, yang pengelolaannya dilakukan oleh Departemen Agama. Pendidikan madrasah tsanawiyah ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 7 sampai kelas 9.

Murid kelas 9 diwajibkan mengikuti Ujian Nasional (dahulu Ebtanas) yang memengaruhi kelulusan siswa. Lulusan MTs dapat melanjutkan pendidikan ke madrasah aliyah atau sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan.

Kurikulum madrasah tsanawiyah sama dengan kurikulum sekolah menengah pertama, hanya saja pada MTs terdapat porsi lebih banyak mengenai pendidikan agama Islam, misalnya mata pelajaran Bahasa Arab, Al Qur’an-Hadits, Fiqih, Aqidah Akhlaq, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Pelajar madrasah tsanawiyah umumnya berusia 13-15 tahun. Di Indonesia, setiap warga negara berusia 7-15 tahun tahun wajib mengikuti pendidikan dasar, yakni sekolah dasar (atau sederajat) 6 tahun dan sekolah menengah pertama (atau sederajat) 3 tahun.

Keberagaman Siswa Kita

Madrasah. Adalah sebuah kata yang terkandung makna di dalamnya  pembelajaran keislaman. Siswa madrasah selalu dianggap memiliki nilai lebih dalam hal agama. Tentu saja nilai keagamaan tersebut (seharusnya) juga tercermin dalam perilaku dalam kehidupan para siswa tersebut.  Karena itu, dalam kesempatan lomba keagamaan antarpelajar, siswa madrasah tidak masuk dalam kriteria peserta. Siswa madrasah  pasti memiliki tingkat keberagamaan yang lebih dari siswa sekolah umum.  Benarkah pendapat tersebut?

Benar, kurikulum pelajarana agama di madrasah 8 jam lebih banyak dari pada sekolah umum. Pelajaran PAI, Quran-Hadits, Akidah-Akhlak, Fikih, SKI, dan bahasa Arab adalah pelajaran agama semua tingkat di madrasah. Sedangkan pelajaran agama di sekolah umum hanya 2 jam pelajaran dalam satu minggu. Perbedaan jumlah jam tersebut seharusnya juga berakibat hasil yang berbeda juga. Namun kenyataannya apakah demikian?

Sekedar potret keberagamaan siswa di suatu tempat di Gunungkidul.

Ada MTsN yang berdekatan dengan SMPN. Keduanya memiliki siswa yang hampir sama banyaknya. Guru pun demikian.  Sarana pendidikan  tidak jauh berbeda. Intinya kedua lembaga pendidikan tersebut hanya berbeda nama dan kelembagaannya. Ketika kita melihat keberagamaannya, ternyata berbeda. Lebih religius mana? Madrasah atau sekolah?

Source:
http://id.wikipedia.org/wiki/Madrasah_tsanawiyah
http://faizuz.com/kebergamaan-siswa-kita/#more-104

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s